Pasuruan, infosatu.co – Pemerintah melakukan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Total jam kerja ditetapkan menjadi 32,5 jam atau 32 jam 30 menit dalam satu minggu.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800/233/204/2026 tertanggal 18 Februari 2026 tentang Jam Kerja Selama Bulan Ramadan 1447 H/2026.
Aturan ini berlaku bagi ASN dengan sistem kerja lima hari maupun enam hari dalam sepekan.
Untuk ASN dengan pola kerja lima hari, jam masuk Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 11.30–12.30 WIB.
Sedangkan pada hari Jumat, jam kerja berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB.
Sementara itu, bagi ASN yang bekerja enam hari dalam sepekan, jam kerja Senin sampai Kamis dimulai pukul 07.30–13.30 WIB.
Pada hari Jumat bekerja pukul 07.30–11.30 WIB, dan Sabtu pukul 07.30–12.00 WIB.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, menegaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemberlakuan penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadan dipangkas dari yang biasanya 37,5 jam menjadi 32,5 jam,” kata Yudha, Rabu 18 Febuari 2026.
Ia menjelaskan, ASN dengan sistem kerja enam hari umumnya merupakan petugas yang bertugas di sektor pelayanan publik.
“Pelayanan itu seperti yang ada di puskesmas, rumah sakit dan lainnya,” ucapnya.
Meski ada pengurangan jam kerja, Yudha memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal seperti biasa.
“Yang namanya pelayanan tidak ada perubahan sama sekali. Tetap seperti biasanya,” imbuhnya.
Selain pengaturan jam kerja, selama Ramadan ASN beragama Islam juga diimbau untuk menyesuaikan busana kerja. Setiap hari Jumat diwajibkan mengenakan busana Muslim.
Sedangkan pada hari Senin hingga Kamis, ASN pria mengenakan kopiah atau songkok, dan ASN wanita mengenakan kerudung.
“Setiap hari kerja bagi pegawai pria berkopyah, dan pegawai wanita berkerudung. Khusus hari Jumat berbusana Muslim,” tutupnya.
