Samarinda, infosatu.co – Putri Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, Carlin Alexandra Navratilova Handaya berbagi cerita tentang persiapan dan harapannya dalam menyambut Tahun Baru Imlek.
Diungkapkannya, mulai dari tradisi membersihkan rumah hingga makna kebersamaan keluarga di momen pergantian tahun tersebut.
Ia menuturkan, sehari sebelum perayaan Imlek, keluarganya melakukan sejumlah persiapan sederhana namun penuh makna.
“Kami melakukan beberapa pembersihan. Membersihkan rumah seperti menyapu, lalu kami juga membersihkan beberapa sudut rumah,” katanya.
“Kemudian kami juga melakukan beberapa doa agar kami berharap semuanya bisa berjalan lancar,” ujarnya di Kelenteng Thien le Kong, Selasa, 17 Februari 2026
Menurut Carlin, tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam menyambut tahun yang baru.
Pembersihan rumah dilakukan sebagai simbol membuang hal-hal lama, sementara doa dipanjatkan agar perayaan berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi keluarga.
Mengenai harapan di perayaan Imlek tahun ini, Carlin menyampaikan doa yang tidak hanya ditujukan bagi keluarganya, tetapi juga bagi umat lainnya.
“Kami berharap tahun baru ini dapat membawa kemakmuran, anugerah, kedamaian, dan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan banyak berkah baru, kesehatan, keharmonisan, dan lebih banyak lagi peluang-peluang baru yang terbuka bagi kami,” tuturnya.
Meski bukan penganut Konghucu, ia tetap hadir untuk menemani sang Ayah beribadah sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan keluarga.
Setelah rangkaian kegiatan tersebut, momen yang paling dinantikan adalah berkumpul bersama keluarga.
“Setelah beribadah, kami biasanya melakukan kumpul keluarga, karena kami juga melakukan beberapa tradisi yang menyenangkan seperti makan bersama, berpesta bersama, dan bahkan berdoa bersama. Dan kami hanya berharap yang terbaik untuk tahun baru ini,” ungkapnya.
Bagi Carlin, Imlek bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan waktu untuk mempererat kebersamaan, memanjatkan doa, serta menumbuhkan harapan akan tahun yang lebih baik.
