Samarinda, Infosatu.co — Camat Samarinda Ilir, La Uje, menyampaikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Samarinda Ilir menetapkan sebanyak 20 usulan prioritas pembangunan yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dari seluruh kelurahan.
Pelaksanaan Musrenbang tersebut merupakan amanat undang-undang dan menjadi ruang resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan.
Dalam forum tersebut, pembahasan mencakup tiga sektor utama, yakni infrastruktur, sosial budaya, dan ekonomi.
La Uje menjelaskan, penyusunan usulan menggunakan formula 10–5–5. Artinya, terdapat 10 usulan bidang infrastruktur, 5 usulan sosial budaya, dan 5 usulan bidang ekonomi.
Seluruh usulan tersebut berasal dari masing-masing kelurahan dan telah melalui proses penyaringan berdasarkan skala prioritas.
“Usulan yang masuk bukan dibagi rata antar kelurahan. Kebetulan ada kelurahan yang memiliki dua titik infrastruktur karena memang itu sangat mendesak dan berpengaruh besar jika tidak segera ditangani,” ujar La Uje, Kamis 5 Februari 2026.
Ia mengakui bahwa terdapat usulan yang sudah disampaikan sejak tahun-tahun sebelumnya dan masih kembali masuk dalam
Musrenbang tahun ini.
Hal tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Ada sejumlah usulan dari tahun-tahun sebelumnya yang kembali masuk karena keterbatasan anggaran daerah,” tambahnya.
Sebagai contoh, pembangunan Jalan Damai di Kelurahan Sidodamai yang telah diusulkan sejak tahun lalu dan dikerjakan secara bertahap.
Pekerjaan tersebut dilanjutkan karena masih membutuhkan anggaran besar dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dulu wilayah itu sering banjir, sekarang sudah tidak lagi setelah dilakukan pembangunan jalan dan drainase,” katanya.
Selain jalan dan drainase, usulan prioritas juga mencakup pembangunan musala di sekolah serta pembangunan turap sekolah.
Menurut La Uje, seluruh usulan yang masuk merupakan pembangunan fisik yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan akan terus dikawal sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
