infosatu.co
Samarinda

Danrem 091/ASN Tegaskan Efisiensi Tak Hambat Tugas TNI

Teks: Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul

Samarinda, infosatu.co — Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul memastikan program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) sebagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) terus berjalan setiap tahun di wilayah Korem 091/ASN.

Menanggapi pertanyaan terkait pelaksanaan TMAB dan program cetak sawah yang direncanakan pada November tahun 2026 ini, Anggara menjelaskan bahwa TMAB selalu menjadi bagian dari kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan tetap dijalankan meskipun di luar program tersebut.

“TMAB yang ini untuk program unggulan KASAD kan itu bergulir terus kita setiap tahun. Sudah pasti kalau ada TMMD itu selalu diselipkan dengan TMAB. Nanti di luar TMMD pun di Kodim-Kodim itu berjalan,” ujarnya, Rabu, 28 Januari 2026 di Aula Wira Yudha Korem 091/ASN.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan TMAB di wilayah Korem 091/ASN juga dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak.

Termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah, guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sekitar wilayah perusahaan.

Selain memastikan keberlanjutan program TMAB, Anggara turut menanggapi isu efisiensi anggaran pemerintah, ia menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak berdampak terhadap kinerja TNI di wilayah Korem 091/ASN.

“Efisiensi itu tidak menjadi sesuatu hal yang berdampak terhadap kinerja, karena memang efisiensi itu dilakukan terhadap mata-mata anggaran yang tidak produktif. Jadi tidak ada pengaruhnya terhadap kinerja,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan pendampingan dan tugas di lapangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Buktinya kami sekarang ini bekerja mendampingi ini, mendampingi itu, jalan aja semua. Jadi efisiensi itu tentunya bagaimana memangkas anggaran yang tidak bermanfaat dan tidak produktif,” tegasnya.

Terkait kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Anggara mengakui bahwa hal tersebut sangat bergantung pada daya beli masyarakat dan perekonomian nasional.

Ia optimistis penguatan ekonomi kerakyatan yang tengah digalakkan pemerintah akan berdampak positif ke depan, meski membutuhkan proses.

“Memang tidak bisa begitu dicanangkan besok terjadi, ada prosesnya tetapi yakinlah pasti akan lebih baik,” pungkasnya.

Related posts

Isran Noor Nilai Organisasi Adat Penting untuk Jaga Martabat Kalimantan

Andika

Kereta Hantu Pertama Hadir di Samarinda, Pelajar Akui Seram dan Menantang

Firda

Buka Tutup Jembatan, Polisi Simulasikan Rekayasa Lalu Lintas Malam Hari

Andika

Leave a Comment

You cannot copy content of this page