infosatu.co
Samarinda

Ridho Bagikan Pengalaman: Jaga Etika Profesional Lapangan Sebagai Jurnalis Baru

Teks: Jurnalis Informasi Situasi Terkini Kalimantan Timur (Institekaltim), Ridho Wardhana.

Samarinda, infosatu.co – Ridho Wardhana, salah satu jurnalis muda Informasi Situasi Terkini Kalimantan Timur (Institekaltim) membagikan pengalamannya menekuni dunia jurnalistik selama dua bulan terakhir.

Mulai dari proses peliputan hingga pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Meski terbilang baru, pengalaman lapangan yang Ridho jalani dinilai memberi pemahaman mendasar tentang peran jurnalis sebagai penyampai fakta yang berimbang.

Dalam kurun waktu tersebut, jurnalis pemula ini telah terlibat dalam berbagai peliputan, seperti peristiwa sosial, keagamaan, pemerintahan, hingga kegiatan kemasyarakatan.

Dari proses itu, ia menilai bahwa kerja jurnalistik tidak hanya soal menulis berita, tetapi juga memahami konteks dan dampak informasi bagi masyarakat luas.

“Dalam dua bulan ini saya belajar bahwa jurnalisme bukan sekadar menulis berita, tetapi juga menyampaikan fakta secara berimbang dan bertanggung jawab,” ujarnya, Selasa 30 Desember 2025.

Ridho juga mengungkapkan bahwa tantangan di lapangan kerap muncul, salah satunya ketika menghadapi narasumber yang enggan diwawancarai.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam praktik jurnalistik. Sikap profesional menjadi kunci utama untuk menyikapinya.

“Tidak semua narasumber siap diwawancarai, dan itu harus dihormati tanpa paksaan,” katanya.

Dalam mengatasi situasi tersebut, ia biasanya menjelaskan tujuan wawancara secara singkat dan menjamin penggunaan informasi secara profesional.

Jika penolakan tetap terjadi, langkah alternatif yang diambil adalah mencari narasumber lain yang relevan atau memanfaatkan data serta pernyataan resmi yang tersedia.

“Alternatif lain adalah menggunakan sumber resmi atau narasumber lain yang relevan agar informasi tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Kepada generasi muda yang ingin terjun ke dunia jurnalistik, ia membagikan sejumlah kiat penting.

Menurutnya, kepekaan terhadap isu harus diasah dengan banyak membaca dan mengamati lingkungan sekitar.

Selain itu, etika jurnalistik wajib dijunjung tinggi dalam setiap karya pemberitaan.

“Kepercayaan narasumber adalah modal penting, sehingga etika dan reputasi harus dijaga sejak awal,” pungkasnya.

Pengalaman singkat ini menunjukkan bahwa proses belajar di dunia jurnalistik menuntut konsistensi, integritas, serta kemauan untuk terus berkembang melalui praktik lapangan.

Related posts

Awal Ramadan Orderan Gojek Pesanan Layanan Antar Makanan Relatif Normal

Firda

Usung Nuansa Madinah, PSA X Miftahul Jannah Percaya Diri Pertahankan Tradisi Juara Lomba Beduk

Firda

Barongsai Borneo Master Samarinda Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya dan Perkuat Persaudaraan

Andika

You cannot copy content of this page