Bontang, infosatu.co – Untuk pertama kalinya, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) berkolaborasi langsung dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam penyelenggaraan Gebyar Pemuda 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-26 Kota Bontang, yang dirancang bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai wadah edukasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial bagi generasi muda.
Kepala Bidang Pemuda Dispopar Bontang, Idhamsyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pengembangan potensi dan kreativitas pemuda.
“Tahun ini pertama kali kita lakukan kolaborasi langsung dengan KNPI Gebyar Pemuda. Pemerintah memberi dukungan penuh, tapi untuk kegiatan di lapangan, KNPI yang berkreasi. Mereka bekerja sama dengan berbagai OPD,” ujarnya saat ditemui di lapangan, Sabtu 1 November 2025.
Dispopar bersama KNPI menggandeng Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis serta kegiatan donor darah bagi masyarakat dan peserta.
Selain itu, turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melaksanakan program Gesit (Gerakan Sampahku Tanggung Jawabku).
“Program Gesit ini benar-benar berjalan. Peserta minum, makan, tapi tidak ada sampah berserakan. Semuanya sadar membuang sampah pada tempatnya. Artinya, pesan lingkungan itu sampai,” tutur Idhamsyah bangga.
Ia menjelaskan, kegiatan Gebyar Pemuda ini juga merupakan bagian dari rangkaian besar kegiatan kepemudaan di bawah bidang pemuda Dispopar.
Total dukungan anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp500 juta, mencakup berbagai item kegiatan yang berbeda-beda.
“Kalau digabung, totalnya memang di kisaran 500 jutaan, karena setiap kegiatan punya rincian masing-masing,” jelasnya.
Melalui Gebyar Pemuda, Dispopar berharap kolaborasi lintas lembaga seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam peringatan HUT kota, tetapi juga dalam kegiatan pembinaan dan pemberdayaan pemuda di masa mendatang.
“Kita ingin pemuda Bontang bukan hanya kreatif, tapi juga punya kesadaran sosial dan lingkungan yang tinggi,” pungkas Idhamsyah.
