infosatu.co
PARIWISATA

Pasar Apung Museum Angkut, Kuliner 6 Negara dan Spot Instagramable di Kota Batu

Teks: CEO MSI Group Bersama Wartawan di Pasar Apung Batu Malang

Batu, infosatu.co – Setelah melakukan perjalanan religi dan ziarah ke makam ulama besar di Surabaya dan Pasuruan, rombongan Media Sukri Indonesia (MSI) Group melanjutkan perjalanan menuju Kota Batu.

Sekedar diketahui, Kota Batu adalah salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur (Jatim) yang dikenal dengan udaranya yang sejuk dan panorama pegunungan yang memikat.

Perjalanan dari Pasuruan menuju Batu ditempuh selama kurang lebih 2 jam, melewati jalur Pandaan hingga Kota Batu dengan jarak sekitar 90 kilometer.

Tak ingin menyia-nyiakan momen, rombongan mengunjungi Pasar Apung Museum Angkut, salah satu spot wisata paling unik di kawasan tersebut.

Berada di kawasan Museum Angkut, Jalan Sultan Agung No. 2, Ngaglik, Kecamatan Batu, pasar ini menyuguhkan pengalaman wisata kuliner di atas air yang memadukan nuansa tradisional dan modern.

Menariknya, pengunjung tidak perlu membeli tiket masuk khusus untuk menikmati suasana pasar ini cukup membayar biaya parkir kendaraan.

Dari gerbang utama Museum Angkut, rombongan MSI mengikuti papan petunjuk ke arah kiri menuju area parkir, dan seketika disambut gemerlap lampu berwarna-warni yang memantul di permukaan air.

“Suasananya luar biasa, estetik dan hidup. Banyak spot foto menarik, tapi yang paling berkesan adalah menikmati kuliner di atas perahu dengan latar musik tradisional,” ujar Aminah, salah satu wartawan MSI Group dari Natmed.id

Menurutnya, wisata seperti ini bukan hanya soal hiburan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap kreativitas masyarakat daerah dalam menghidupkan ekonomi lokal melalui pariwisata.

Di Pasar Apung, pengunjung bisa menikmati kuliner dari enam negara, mulai dari masakan khas Nusantara hingga cita rasa Asia dan Eropa.

Semua disajikan di perahu-perahu kecil yang berjejer rapi di atas air.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore menjelang malam, ketika lampu-lampu gantung mulai menyala dan suasana berubah menjadi romantis.

Selain itu, wisatawan juga dapat mencoba pengalaman naik perahu berkeliling area pasar terapung dengan biaya terjangkau.

Tak hanya kuliner, di kawasan yang sama juga terdapat Army Corner, area tematik bergaya militer yang menampilkan berbagai koleksi kendaraan dan perlengkapan tentara dari berbagai negara.

Spot ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari berbagai usia.

Dengan perpaduan suasana alami, pencahayaan temaram, dan dekorasi klasik, area ini juga menjadi tempat favorit untuk berfoto.

Setelah sebelumnya MSI Group mengunjungi Masjid Agung Al Anwar di Pasuruan yang dikenal sebagai Masjid Payung Madinah perjalanan ke Batu menjadi tempat yang tepat untuk melengkapi rangkaian wisata religi dan budaya Jawa Timur.

“Perjalanan ini bukan hanya tentang ziarah dan wisata, tapi juga tentang refleksi. Di setiap tempat kami belajar dari nilai spiritual sampai kreativitas masyarakat dalam menjaga tradisi dan menciptakan peluang ekonomi,” tutur Sukri mendeskripsikan perjalanan.

Pasar Apung Museum Angkut berdiri di atas area air buatan yang dikelilingi bangunan kayu dan jembatan gantung, menciptakan atmosfer seperti pasar tradisional di Kalimantan atau Thailand.

Sejak dibuka, tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner terpopuler di Batu dan menjadi bagian tak terpisahkan dari daya tarik Museum Angkut sebagai museum transportasi terbesar di Asia Tenggara.

Related posts

Turis Italia Kagumi Meriahnya Iftar dan Hangatnya Sambutan di Samarinda Wisata Belanja Ramadan 2026

Firda

Ayam Bakar Madu Malaysia Hadir di Pasar Ramadan Samarinda, Usung Resep Asli dari Tawau

Andika

Tak Perlu Konsep Berlebihan, 28 Coffee Tetap Dipadati Pengunjung Setiap Hari

Firda

You cannot copy content of this page