Bontang, infosatu.co – Komisi A DPRD Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong agar Puskesmas Bontang Utara I menjalin kerja sama strategis dengan tujuh perusahaan besar yang beroperasi di kota ini.
Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A, Saeful Rizal saat berada di ruang rapat puskesmas tertua di Bontang tersebut, Selasa 8 Juli 2025 kemarin.
Saeful menilai bahwa potensi pemanfaatan dana dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan masih sangat terbuka luas, dan perlu dioptimalkan guna meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
“Saya melihat tadi sudah ada kerja sama antara PKT lewat TJSL dan KNI melalui CSR. Tapi saya yakin masih banyak peluang untuk mengakses sumber dana dari perusahaan lainnya. Saya mencatat ada tujuh perusahaan, yakni PKT, PT Badak NGL, KNI, KMI, KPI, Indominco, Pama, dan KIE, yang bisa diajak koordinasi dan komunikasi,” imbau Saeful Rizal.
Ia menjelaskan, bahwa keberadaan Puskesmas Bontang Utara I sangat strategis karena telah beroperasi sebelum tahun 1980an, bahkan sebelum fasilitas kesehatan pertama lainnya hadir di kota ini.
Dengan begitu, menurut Saeful perhatian lebih terhadap puskesmas ini sangatlah penting.
Puskesmas Bontang Utara I punya sejarah panjang dalam pelayanan kesehatan di Kota Bontang. Namun menurutnya, masih banyak yang perlu disinergikan.
“Maka dari itu, saya sarankan agar pihak puskesmas segera berkomunikasi dengan tujuh perusahaan tersebut agar mereka bisa ikut berkontribusi,” terang Politisi Partai PKS itu.
Senada dengan Saeful Rizal, anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Kaltim, Arfian Arsyad juga mberikan dukungannya demi peningkatan layanan kesehatan ia menyarankan kerja sama lintas sektor.
“Tinggal dikomunikasikan saja ke perusahaan. Kalau teman-teman di puskesmas bisa membuat daftar kebutuhan atau kekurangan, nanti bisa diusulkan melalui OPD dan akan kami bantu kawal ke depannya,” tambah Arfian Arsyad.