Samarinda, infosatu.co – Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri mengambil alih kepemimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk sementara waktu. Langkah ini dijalankan selama Wali Kota Andi Harun menjalani retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Retret berlangsung selama sepekan yang terhitung mulai 21-28 Februari 2025. Beberapa hari dari periode tersebut, posisi Andi Harun digantikan oleh Saefuddin.
Pada masa itu, Saefuddin berkomitmen menjaga kelancaran pemerintahan dengan tetap memprioritaskan program-program utama daerah.
Ia mengatakan bahwa penanganan banjir serta pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus utama.
Menurutnya, berbagai program yang telah berjalan sejauh ini selaras dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam 100 hari kerjanya bersama Andi Harun.
“Kami akan tetap menjalankan prioritas utama, termasuk pengendalian banjir dan pembangunan infrastruktur,” ujar Saefuddin, Senin 24 Februari 2025.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penataan kota sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Ia menilai kebijakan daerah akan diselaraskan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program nasional bisa diimplementasikan secara efektif di tingkat lokal.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa prinsip utama dalam kepemimpinan adalah memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Prinsip itu akan terus dijalankan hingga akhir masa jabatannya pada 2030.
Salah satu program nasional yang mulai diterapkan di Samarinda adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, program tersebut masih dalam tahap awal dan baru diuji coba di satu sekolah di Kecamatan Samarinda Utara.
Meski masih dalam tahap percontohan, Saefuddin berharap program tersebut segera diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
“Program ini memang berasal dari pemerintah pusat, dan kami di daerah masih menunggu arahan lebih lanjut. Saat ini, yang sudah berjalan masih dalam tahap uji coba,” pungkasnya.
