infosatu.co
Samarinda

Covid-19 Masuk Rumah Sakit Jiwa

Plt Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam (AHM) Samarinda dr Jaya Mualimin (baju putih) bersama Jauhar Efendi dan Direktur RSI Samarinda. (Foto: Lydia)

Samarinda, infosatu.co – Plt Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam (AHM) Samarinda dr Jaya Mualimin membenarkan bahwa hingga saat ini ada sekitar 30 pasien rawat inap yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ada sekitar 30 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RSJD AHM ini,” ungkapnya saat ditemui infosatu.co di RSJD AHM, Jumat (12/2/2021) kemarin.

Namun, dalam penanganan pasien positif Covid-19 ini dijelaskan Jaya, bahwa pihaknya sudah memisahkan pasien positif dan negatif.

“Mereka kita pisahkan jadi ada ruangan khusus, tidak dicampur dengan mereka yang negatif,” jelasnya.

Lanjutnya, penanganan yang diberikan tenaga kesehatan (nakes) di RSJD AHM ini mengikuti protokol yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Dimulai dengan pemeriksaan rontgen, pemeriksaan PCR kemudian nanti ditangani juga dengan obat-obatan khusus anti Covid-19,” paparnya.

Ditanya bagaimana pasien yang terkonfirmasi Covid-19 ini bisa terjangkit, ia mengaku bahwa hal tersebut masih menjadi pertanyaan pihaknya dan juga Pemprov Kaltim.

“Kemungkinan dari klaster keluarga yang datang ke sini positif. Mungkin juga tertular dengan teman yang datang menjenguk,” terang Jaya.

Oleh sebab itu, kini pihak RSJD AHM menerapkan pembatasan bagi pasien rawat jalan, terutama pasien anak-anak. Kata Jaya, sebenarnya sudah dilakukan modifikasi pada anak.

“Jadi anak tidak ke sini hanya konsultasi jarak jauh via online, nanti obatnya diambil ke sini oleh orang tuanya. Pasien sekarang ini sekitar 113 orang untuk rawat inap sudah termasuk pasien-pasien yang terkonfirmasi Covid-19,” urainya. (editor: irfan)

Related posts

Dari 1.035 Kuota Haji Samarinda, 360 Jemaah Berangkat di Kloter Pertama

Rizki

Kabag Ekonomi Samarinda: Seluruh BUMD Kini Sehat dan Berhasil Cetak Laba di 2025

Firda

Perda Transportasi, Dishub Samarinda Godok Aturan Sanksi Parkir dan Relokasi Pergudangan

Firda