Bontang, infosatu.co – Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu per orang setiap bulan kepada 1.380 warga rentan miskin di daerah tersebut.
Program ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti janda miskin, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat yang belum tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah pusat.
“Bantuan ini diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, seperti janda miskin, lansia kurang mampu, dan penyandang disabilitas,” ujarnya Sabtu, 28 Maret 2026.
Menurutnya, bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima agar lebih transparan dan tepat sasaran.
Pemerintah menerapkan sistem by name by address untuk memastikan data penerima tercatat secara jelas berdasarkan nama dan alamat.
“Penyaluran bantuan tidak boleh melalui perantara. Semuanya langsung masuk ke rekening penerima,” tegasnya.
Program bantuan sosial ini mulai disalurkan sejak Januari 2026 dan direncanakan berlangsung selama satu tahun penuh.
Pemerintah Kota Bontang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,9 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan hingga 10 ribu penerima dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.
Namun setelah dilakukan proses verifikasi data, jumlah penerima disesuaikan agar bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang belum pernah menerima bantuan sosial.
Neni menjelaskan bantuan tersebut diberikan per orang, bukan per kepala keluarga (KK).
Artinya, dalam satu rumah tangga memungkinkan terdapat lebih dari satu penerima apabila seluruh anggota keluarga memenuhi kriteria sebagai warga rentan miskin.
“Misalnya dalam satu rumah ada lima orang yang masuk kategori penerima, berarti semuanya bisa menerima bantuan dengan total Rp1,5 juta per bulan,” jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan di Kota Bontang.
“Ini bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Harapannya bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka,” pungkasnya. (Adv)
